jakartabersahabat.com | | JAKARTA UTARA : Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama personel TNI dan Stakeholder melaksanakan patroli gabungan dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di sejumlah kawasan strategis di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (3/9/2026) dini hari.
Patroli dipimpin oleh Pawas, Iptu Ramli Wabula, yang juga menjabat sebagai Kapolsubsektor Kawasan Pelni Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Kegiatan melibatkan sebanyak 19 personel gabungan, terdiri dari 14 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan 5 personel Kodim 0502 Jakarta Utara. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan kendaraan dinas roda empat dan roda dua untuk melakukan patroli secara mobile.
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli di antaranya Indonesia Power PLTU, Pelabuhan Inggom, Pelabuhan Nusantara, Terminal Penumpang Nusantara Pura, hingga kawasan JICT.
Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga berdialog dengan petugas keamanan dan masyarakat. Di kawasan Indonesia Power PLTU, personel patroli mengingatkan petugas keamanan agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat bertugas pada malam hari.
Petugas juga mengimbau agar pengamanan dilakukan secara bersama-sama dan mengedepankan pendekatan persuasif dalam menghadapi setiap permasalahan.
“Kami mengingatkan petugas keamanan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, tidak bekerja sendirian, serta mengutamakan pendekatan persuasif apabila menghadapi suatu permasalahan. Jika menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan, segera berkoordinasi dan melaporkannya kepada pihak Kepolisian,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.
Dalam patroli tersebut, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan para pekerja yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Inggom dan Pelabuhan Tanjung Priok agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Masyarakat diminta lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama melalui media sosial, karena informasi yang tidak benar dapat memicu keresahan dan mengganggu situasi keamanan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan. Jangan mudah terpancing provokasi maupun isu yang belum jelas kebenarannya. Apabila menemukan potensi gangguan keamanan atau permasalahan lainnya, segera laporkan kepada pihak Kepolisian atau melalui layanan Polri 110,” tegasnya.
Petugas selanjutnya melakukan monitoring aktivitas masyarakat di Terminal Penumpang Nusantara Pura. Kepada calon penumpang, penjemput, dan pengguna jasa, petugas mengingatkan agar selalu menjaga barang bawaan untuk mengantisipasi kehilangan maupun barang tertinggal.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk membeli tiket kapal Pelni maupun Roro hanya melalui tempat atau kanal resmi guna menghindari aksi penipuan.
“Kami mengimbau masyarakat yang berada di area terminal untuk selalu waspada terhadap lingkungan sekitar, menjaga barang bawaan, serta membeli tiket melalui tempat resmi. Jangan mudah percaya kepada pihak yang menawarkan tiket secara tidak resmi,” tambah AKBP Alrasyidin.
Patroli gabungan TNI-Polri tersebut merupakan bagian dari kegiatan cipta kondisi yang dilaksanakan secara mobile sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Dari hasil kegiatan, situasi di sejumlah titik yang menjadi sasaran patroli terpantau aman, kondusif, dan terkendali.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan bahwa sinergi antara TNI, Polri, stakeholder, petugas keamanan, dan masyarakat merupakan salah satu kunci dalam menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
“Dengan sinergi dan kepedulian seluruh pihak, kami berharap situasi kamtibmas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok senantiasa aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.
Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta
Reporter : Edo Lembang















