jakartabersahabat.com || JAKARTA – Yama Carlos kembali menunjukkan kemampuan aktingnya lewat film Last Witness. Dalam film misteri garapan CAS Production tersebut, Yama dipercaya memerankan karakter Pak Dharmo yang menjadi bagian dari cerita penuh teka-teki.
Film Last Witness diperkenalkan dalam konferensi pers yang digelar di sebuah kafe kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9/2026).
Berbeda dari film sebelumnya, kali ini Yama Carlos terlibat dalam cerita yang dipenuhi rahasia, konflik keluarga, luka masa lalu dan balas dendam.
Karakter Pak Dharmo menjadi salah satu bagian yang menarik untuk diikuti karena penonton diajak menebak hubungan setiap tokoh dalam cerita.
Kehadiran Yama sebagai aktor yang sudah berpengalaman juga menjadi warna tersendiri dalam film tersebut.
Ia harus membangun karakter Pak Dharmo agar tetap terasa natural sekaligus mampu membuat penonton penasaran dengan jalan ceritanya.
Produser CAS Production, Wan Emily Sjahrir, mengatakan proyek Last Witness juga menjadi proses pembelajaran bagi para pemain dan kru.
“Ini masih tahap pembelajaran. Kita ingin mereka mengevaluasi apa yang sudah mereka lakukan, mengoreksi kekurangan masing-masing, supaya ketika nanti disiapkan untuk yang lebih besar lagi, mereka bisa memberikan yang terbaik,” ujar Wan Emily.
Bagi Yama, karakter dalam film misteri memiliki tantangan tersendiri.
Setiap gerak dan sikap karakter bisa menjadi petunjuk bagi penonton. Karena itu, peran Pak Dharmo tidak hanya membutuhkan dialog, tetapi juga penghayatan agar karakter tersebut bisa menyatu dengan cerita.
Pendekatan natural digunakan dalam proses produksi Last Witness. Para pemain diarahkan untuk membangun karakter yang tidak terlalu jauh dari kepribadian mereka dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat akting para pemain terlihat lebih lepas dan tidak kaku di depan kamera.
Dalam Last Witness, Yama Carlos akan membawa penonton mengenal sosok Pak Dharmo di tengah cerita yang penuh tanda tanya.
Karakter tersebut berada dalam cerita yang membuat penonton terus mencari jawaban mengenai siapa yang sebenarnya bisa dipercaya.
Film ini menjadi kesempatan bagi Yama untuk kembali mengeksplorasi kemampuan aktingnya melalui genre misteri.
Sebelumnya, CAS Production lebih dulu menggarap film bergenre horor. Kini, mereka mencoba menghadirkan cerita dengan pendekatan berbeda melalui Last Witness.
Film tersebut dijadikan bagian dari proses evaluasi sebelum CAS Production mengerjakan proyek dengan skala yang lebih besar.
Bagi Yama Carlos, Last Witness bukan sekadar kesempatan tampil dalam film. Peran Pak Dharmo menjadi ruang untuk kembali menunjukkan kemampuan aktingnya sekaligus menghadirkan karakter yang memiliki sisi misterius.
Kini, penonton tinggal mengikuti perjalanan Pak Dharmo dan mencari tahu seberapa besar perannya dalam misteri yang ada di Last Witness.***
Reporter : Redaksi Pusat



